Edukasi Literasi Digital di Pojok Baca Digital (POCADI)

Petugas Layanan Pojok Baca Digital (POCADI) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lhokseumawe melaksanakan kegiatan edukasi literasi digital kepada anak-anak yang berkunjung. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan pemanfaatan teknologi dan sumber informasi digital secara positif dalam mendukung proses belajar.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diberikan pendampingan dalam mengenal berbagai fasilitas dan koleksi digital yang tersedia di POCADI. Petugas turut memberikan arahan mengenai cara memanfaatkan layanan digital sebagai sarana untuk mencari informasi, menambah pengetahuan, serta menunjang kegiatan pembelajaran.

Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Anak-anak terlihat aktif membaca, menggunakan fasilitas yang tersedia, serta mendapatkan pendampingan dari petugas layanan. Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak semakin tertarik untuk memanfaatkan perpustakaan sebagai ruang belajar yang menyenangkan dan edukatif.

Layanan POCADI tidak hanya menghadirkan bahan bacaan, tetapi juga menjadi sarana pengembangan kemampuan literasi digital bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Pemanfaatan koleksi dan fasilitas digital secara bijak diharapkan dapat membantu anak-anak menjadi lebih kritis, kreatif, dan mampu memperoleh informasi yang bermanfaat.

Kegiatan edukasi literasi digital ini juga merupakan bagian dari komitmen Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lhokseumawe dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan. Dengan adanya pendampingan yang berkelanjutan, perpustakaan diharapkan semakin mampu menjadi pusat pembelajaran dan informasi yang sesuai dengan perkembangan teknologi.

Melalui POCADI, anak-anak diperkenalkan pada pengalaman belajar yang memadukan kegiatan membaca dengan pemanfaatan teknologi digital. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan minat baca sekaligus meningkatkan kemampuan mereka dalam menggunakan informasi digital secara tepat dan bertanggung jawab.

Kegiatan edukasi literasi digital tersebut dilaksanakan pada Jumat, 7 Agustus 2026, sebagai bentuk nyata pelayanan perpustakaan yang inklusif, edukatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lhokseumawe terus berupaya menghadirkan layanan yang mampu memberikan manfaat serta memperluas wawasan bagi masyarakat.