DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KOTA LHOKSEUMAWE MELAKSANAKAN KEGIATAN BIMTEK KEPENULISAN BERBASIS KONTEN BUDAYA LOKAL

Lhokseumawe – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lhokseumawe melalui Bidang Perpustakaan melaksanakan Bimbingan Teknis Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal. Sebelum penyelenggaraan acara, Kabid dan Staff Bidang Perpustakaan melakukan koordinasi dengan Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lhokseumawe Mirodiyatun Resi Nuridayati, S.Sos, MPKoordinasi ini membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan kegiatan, mulai dari tahapan penjaringan naskah, proses seleksi peserta, penyusunan petunjuk teknis (juknis), materi pembekalan, hingga target luaran kegiatan berupa karya tulis yang mengangkat kearifan lokal dan tradisi masyarakat.

Bimtek ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan yang memiliki minat dalam dunia kepenulisan dan pelestarian budaya. Selama kegiatan, peserta memperoleh materi mengenai teknik dasar penulisan esai, metode menggali informasi dan sumber sejarah budaya lokal, hingga penyusunan naskah yang informatif, inspiratif, dan layak dipublikasikan. Materi disampaikan oleh narasumber yang kompeten di bidang literasi, kepenulisan, dan kebudayaan sehingga memberikan wawasan yang aplikatif bagi para peserta.

Suasana kegiatan berlangsung dengan antusias, ditandai dengan tingginya partisipasi peserta dalam sesi diskusi, tanya jawab, serta berbagi pengalaman terkait potensi budaya yang dimiliki Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana peningkatan kemampuan menulis, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dalam mendokumentasikan tradisi, sejarah, kearifan lokal, dan identitas budaya daerah agar tetap lestari dan dikenal oleh generasi mendatang.

Melalui penyelenggaraan Bimtek Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal ini, DISPUSIP Kota Lhokseumawe berharap semakin banyak lahir penulis-penulis lokal yang mampu menghasilkan karya berkualitas sekaligus berkontribusi dalam menjaga, mempromosikan, dan melestarikan kekayaan budaya daerah melalui literasi. Dengan demikian, perpustakaan tidak hanya berperan sebagai pusat informasi, tetapi juga sebagai wadah pengembangan kreativitas dan pelestarian warisan budaya masyarakat.