IDENTIFIKASI NASKAH KUNO

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lhokseumawe melalui Bidang Perpustakaan melaksanakan kegiatan Identifikasi Naskah Kuno sebagai bagian dari upaya pelestarian dan pendataan warisan budaya tertulis yang memiliki nilai sejarah dan intelektual. Kegiatan ini dikoordinir oleh Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lhokseumawe, Mirodiyatun Resi Nuridayati, S.Sos., MP, bersama Kepala Bidang Perpustakaan Ridha Fahmi, S.STP., MSP.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan turut melibatkan para narasumber ahli, yaitu Hermansyah (UIN Ar-Raniry), Achmad Zaki, M.A. (ISBI Aceh), serta Ichsan Nanda, S.Sos., M.A.P. (Ahli Cagar Budaya Lhokseumawe). Tim melakukan pengamatan secara langsung terhadap naskah kuno dengan mencermati bentuk fisik, kondisi bahan, tulisan, isi, serta berbagai karakteristik yang dapat membantu menentukan identitas dan nilai historis naskah.

Kegiatan identifikasi ini dilaksanakan setelah kegiatan Gelar Wicara Identifikasi dan Pendaftaran Naskah Kuno Kota Lhokseumawe. Melalui proses identifikasi dan pendataan secara sistematis, setiap naskah diharapkan dapat terdokumentasi dengan baik sehingga keberadaannya dapat diketahui, dijaga, dan dilestarikan sebagai bagian dari kekayaan intelektual serta warisan budaya masyarakat Kota Lhokseumawe.

Kegiatan tersebut juga menjadi langkah penting dalam meningkatkan kepedulian terhadap keberadaan naskah-naskah kuno yang mengandung berbagai informasi mengenai sejarah, budaya, keilmuan, dan kehidupan masyarakat pada masa lalu. Upaya ini diharapkan dapat mendukung pelestarian naskah kuno sekaligus membuka peluang bagi pengembangan kajian dan penelitian bagi generasi mendatang.

Dengan adanya kegiatan identifikasi dan pendaftaran ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lhokseumawe menunjukkan komitmennya dalam menjaga warisan dokumenter daerah. Naskah kuno tidak hanya dipandang sebagai benda lama, tetapi sebagai sumber pengetahuan yang memiliki nilai sejarah dan budaya, sehingga perlu dirawat, didata, dan dilestarikan secara berkelanjutan.