Dalam upaya meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSIP) Kota Lhokseumawe, Sekretaris, Kabid serta Staff Dispusip Kota Lhokseumawe mengikuti Workshop Enterprise Fraud Risk Assessment (EFRA) yang diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Zoom pada Selasa, 21 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan dan pegawai dari berbagai bidang sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat sistem pengendalian internal di lingkungan instansi.
Workshop ini membahas konsep dan penerapan Enterprise Fraud Risk Assessment, yaitu proses identifikasi, analisis, serta mitigasi berbagai potensi risiko kecurangan yang dapat terjadi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya membangun budaya integritas serta langkah-langkah pencegahan fraud yang efektif dalam mendukung tata kelola organisasi yang baik.
Materi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi pedoman dalam mengidentifikasi potensi risiko, memperkuat pengawasan internal, serta meningkatkan kualitas pengelolaan administrasi dan pelayanan publik di lingkungan DISPUSIP Kota Lhokseumawe.
Keikutsertaan dalam workshop ini juga merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas aparatur sipil negara agar mampu menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan sesuai dengan prinsip-prinsip Good Governance. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga mampu meminimalkan risiko penyimpangan serta meningkatkan efektivitas kinerja organisasi.
Melalui kegiatan ini, DISPUSIP Kota Lhokseumawe terus menunjukkan komitmennya untuk mendukung terwujudnya birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas, sejalan dengan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK serta semangat Bangga Melayani Bangsa.
