Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSIP) Kota Lhokseumawe terus berkomitmen menghadirkan layanan perpustakaan yang inovatif dan mudah diakses oleh masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui layanan Pojok Baca Digital (POCADI) yang memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengenal serta memanfaatkan teknologi dalam kegiatan membaca dan belajar.
Pada Rabu, 29 Juli 2026, POCADI DISPUSIP Kota Lhokseumawe memberikan layanan literasi digital kepada anak-anak di Islamic Center. Melalui fasilitas komputer yang tersedia, para peserta diajak untuk mengakses berbagai koleksi bacaan digital yang edukatif, menarik, dan sesuai dengan usia mereka. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias, di mana anak-anak tampak aktif mengeksplorasi berbagai informasi dan bahan bacaan yang tersedia.
Layanan POCADI bertujuan untuk mempermudah masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengakses sumber pengetahuan berbasis digital. Dengan memanfaatkan teknologi informasi, anak-anak tidak hanya dibiasakan untuk membaca, tetapi juga diperkenalkan pada cara menggunakan media digital secara positif, aman, dan bertanggung jawab.
Selain membaca koleksi digital, peserta juga mendapatkan pendampingan dalam menggunakan perangkat komputer serta memahami cara mencari informasi yang benar dan bermanfaat. Pendampingan ini menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan literasi digital sejak usia dini agar anak-anak mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar dan pengembangan diri.
Melalui kegiatan ini, DISPUSIP Kota Lhokseumawe berharap minat baca masyarakat, khususnya anak-anak, semakin meningkat seiring dengan berkembangnya teknologi digital. Kehadiran POCADI diharapkan menjadi ruang belajar yang nyaman, menyenangkan, dan mampu memperluas wawasan serta menumbuhkan budaya gemar membaca di kalangan generasi muda.
DISPUSIP Kota Lhokseumawe akan terus berupaya menghadirkan layanan perpustakaan yang adaptif terhadap perkembangan zaman melalui berbagai program literasi digital. Dengan demikian, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran, inovasi, dan pengembangan pengetahuan bagi seluruh lapisan masyarakat.
.png)