Lhokseumawe - Dalam rangka memperkuat budaya literasi dikalangan masyarakat dan pelajar, Bunda Literasi Kota Lhokseumawe Ny. Yulinda Sayuti mengukuhkan Bunda Literasi Kecamatan di lingkungan Kota Lhokseumawe untuk periode 2026 - 2030. Pengukuhan ini resmi dilaksanakan pada momen Pembukaan Festival Literasi Kota Lhokseumawe 2026 yang menusung tema Literasi Bergerak, Karya Berdampak.
Kegiatan ini berlangsung di halaman gedung layanan perpustakaan umum Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lhokseumawe. Rangkaian kegiatan diselenggarakan untuk memeriahkan acara seperti Gelar Wicara, Penampilan Seni, Story Telling, Pameran perpustakaan Gampong dan Taman Baca Masyarakat serta Pemberian Penghargaan.
Penyematan Bunda Literasi Kecamatan Kota Lhokseumawe periode 2026–2030 diberikan kepada empat tokoh untuk mewakili tiap kecamatan. Mereka adalah Lisa Yosfiana, S.STP., M.AP. sebagai Bunda Literasi Kecamatan Banda Sakti, Fauza Aulia Rahmi, S.Pd.I., M.Pd.Gr. sebagai Bunda Literasi Kecamatan Blang Mangat, Siti Hawa Harahap sebagai Bunda Literasi Kecamatan Muara Dua, serta Amnihani sebagai Bunda Literasi Kecamatan Muara Satu.
"Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari sebuah amanah dan tanggung jawab untuk turut serta membangun literasi, mencerdaskan, cerdas dan berdaya saing. Selamat bertugas dan selamat mengembang amanah. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala meridai setiap langkah dan ikhtiar kita, Ujarnya’’.
Yulinda mengatakan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan menjadi langkah awal dari sebuah amanah dan tanggung jawab besar untuk turut serta memajukan budaya literasi di tengah masyarakat.
.png)