LHOKSEUMAWE – Dalam upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan menata kembali estetika kota, Pemerintah Kota Lhokseumawe secara rutin dan konsisten menggelar aksi gotong royong massal. Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah revitalisasi kawasan Waduk Pusong, Kecamatan Banda Sakti, yang seringkali menjadi titik tumpukan sampah.
Dalam kegiatan yang juga didukung oleh berbagai instansi, termasuk jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) dan dinas teknis lainnya, terlihat kompak membersihkan sampah-sampah yang mengapung maupun yang tersangkut di pinggiran waduk . Aksi ini merupakan respons cepat Pemko Lhokseumawe dalam menjaga fungsi waduk sebagai pengendali banjir, terutama memasuki musim penghujan.
Gotong royong massal ini menjadi wujud sinergi antara Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, relawan, dan masyarakat setempat yang bergotong-royong mengangkat sampah serta limbah keramba yang mengotori area waduk.
Kepala Dinas atau perwakilan Pemerintah Kota menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memupuk kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan waduk, yang tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur drainase, namun juga berpotensi menjadi destinasi wisata kota yang nyaman.
Melalui gerakan gotong royong ini, diharapkan Waduk Pusong kembali asri, mengurangi risiko banjir di Kecamatan Banda Sakti, dan menciptakan suasana Kota Lhokseumawe yang lebih bersih, asri, dan nyaman untuk ditinggali.
